![]() |
| . |
Sinjai, fajarharapan.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel) laksanakan sosialisasi pengawasan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI dan Polri pada Pemilu 2024 mendatang di Aula Wisma Sanjaya, Sabtu (29/10/2022).
Hadir mewakili Bupati Sinjai, Andi Jefrianto Asapa yang juga Plg Sekda Sinjai menyampaikan bahwa jangan sampai ASN tergoda untuk mendukung salah satu peserta pemilu
"ASN memiliki asas netralitas yang diamanatkan dalam Undang-Undang No. 5/2014 tentang ASN," jelasnya.
Dalam aturan tersebut termaktub bahwa ASN dilarang menjadi anggota dan/atau pengurus partai politik.
“Terkadang kita sebagai ASN lalai dan tidak memikirkan resikonya. Kita harus pahami bahwa ASN memang dituntut untuk netral pada Pemilu 2024 mendatang. Pesta demokrasi terbesar di Indonesia yang akan dilaksanakan dan itu rentang ASN terjebak di dalamnya,” ucapnya saat membuka kegiatan tersebut.
Karena itu, Andi Jefrianto berharap, masing-masing perwakilan OPD dan Camat untuk mengikuti secara seksama sosialisasi tersebut. Bahkan dia memerintahkan para peserta untuk ikut nantinya mensosialisasikan undang-undang netralitas ASN dimasing-masing OPD nya.
“Contoh Pak Camat kalau bisa setiap Jumat wajib turun ke masjid-masjid atau buat surat edaran kepada Kepala Desa dan Lurah untuk menyampaikan kepada masyarakat terkait undang-undang No.5/2014 begitupun dengan teman-teman dari OPD sampaikan ke rekan kerjanya,” imbuhnya.
Hal tersebur dilakukan sambung Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Sinjai ini, agar jauh-jauh hari bisa terhindar dari persoalan-persoalan yang bisa berhadapan dengan hukum dikemudian hari.
“Kalau hanya mendapat sanksi dari Bupati mungkin tidak jadi masalah. Tapi kalau mendapat sanksi dari penegak hukum, luar biasa dampaknya bagi kita dan keluarga,” kuncinya. (ismail)
source https://www.fajarharapan.id/2022/10/andi-jefrianto-asapa-tekankan.html
Reviewed by Thur Vans
on
Oktober 29, 2022
Rating:

Tidak ada komentar: